Diposkan pada Indie/Self Publish, Lokal, Review

[REVIEW] Selebgram in Love (Reinara) – Anjar Lembayung

Processed with VSCO with 10 presetJudul: Selebgram in Love (Reinara)
Penulis: Anjar Lembayung
Penerbit: AE Publishing
Tahun terbit: 2017
Tebal: vi + 219 halaman
ISBN: 978-602-5468-14-8

Blurb:

Narayana Pratiwi mendadak hidupnya seperti di negeri dongeng. Namun, tak selamanya hidup layaknya di negeri dongeng itu indah.

Reinan Wiryawan, laki-laki sedikit bicara yang tiba-tiba melamar asistennya–Narayana Pratiwi untuk menjadi istrinya.

Semua tak semulus yang mereka bayangkan. Rumor bertebaran, paparazi berkejar-kejaran, hingga laki-laki hidung belang yang menganggap Narayana sedang nunpang tenar dengan jalan menerima lamaran super model macam Reinan.

Semua kuat Narayana lalui. Semua bisa Reinan atasi. Hingga tragedi berdarah itu muncul. Reinan Wiryawan, laki-laki yang banyak dikagumi publik ternyata menyimoan berbagai rahasia di masa lalunya. Membuat Narayana terperenyak bak diterjang badai.

———————————-

Review:

Apa yang bakal kamu lakukan kalau tiba-tiba seorang super model papan atas yang seksi dan rupawan tiba-tiba melamarmu? Tolak atau terima? Kalau aku, sih, langsung bilang iyes kalau super model yang dimaksud ini oom David Gandy *digeplak*

Yep, Nara seorang mahasiswa tingkat akhir yang juga bekerja sebagai asisten Reinan, model papan atas Indonesia, tiba-tiba ditodong dengan pertanyaan keramat, “Will you marry me?” Berada dalam kondisi antara sadar dan tidak, Nara mengiyakan lamaran Reinan.

Namun, yang tidak diduga Nara adalah … semua kejadian terjadi begitu cepat. Belum juga gadis itu mampu mencerna apa yang sebenarnya terjadi, tiba-tiba pak bos sudah mendaftarkan nama mereka di KUA.

Mantap, bukan? Tentu mantap dengan konotasi negatif maupun positif wkwk. Mantap dapat pak suami keren, iya. Mantap karena hati belum terlalu mantap *halah*, iya juga.

Pernah membayangkan bagimana menjalani kehidupan pernikahan dengan seorang publik figur? Bayanganku, hidup bakal nyaman karena ketiban rezeki suami ganteng berdompet tebel, plus ketularan tenar. Mayan kalo followers banyak bisa open endorse *diseplak*

Tidak demikian dengan Nara. Ia harus makan hati tiap hari menjalani hidup sebagai istri sekaligus asisten Reinan. Belum juga pulih dari rasa terkejut atas lamaran tiba-tiba bosnya, ia harus dihadapkan dengan masalah-masalah baru.

Dunia keartisan yang penuh dengan skandal dan gimmick tak hanya bisa disaksikan di acara infotainment, melainkan juga menimpa kehidupan Nara dan Reinan. Bagiku, bagaimana Nara bisa melewati itu semua adalah sebuah keajaiban. Kalau menjadi Nara, aku bisa saja minta talaq sama Rei wkwkwk.

Tak sampai di situ, Nara juga harus dihadapkan dengan Reinan yang masih setengah-setengah dikenalnya. Whutt? Kenapa bisa begitu? Usut punya usut, Reinan memang orang yang sangat tertutup dan tidak suka menunjukkan sisi lain dari dirinya.

Easy, Ladies! Setiap tindakan memiliki alasan, pun dengan sikap dingin dan tertutup Reinan. Dia memiliki alasan kuat yang melibatkan masa lalu dan pengkhianatan.

Ini adalah tulisan kedua kak Anjar yang kubaca. Sebelumnya aku membaca karyanya yang berjudul Arimbi. Namun, harus kuakui kalau aku lebih menyukai buku ini ketimbang buku sebelumnya.

Selebgram in Love lebih rapi dari segi penulisan. Penempatan konfliknya juga lebih terstruktur. Karakter-karakter di sini lebih mudah disukai dan lebih kuat daripada karakter-karakter di novel Arimbi.

Mungkin poin-poin tersebut terjadi karena perbedaan penggunaan sudut pandang, di mana novel bersampul merah jambu ini menggunakan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Tentu keputusan penulis ini dapat membuat pembaca lebih mudah memahami apa yang sebenarnya terjadi, dan membaca karakter masing-masing tokohnya.

Untuk gaya bahasa, aku menyukai SiL karena lebih ngepop dan santai tapi tidak mengabaikan kaidah-kaidah kebahasaan. Meski masih ada saltik dan kalimat tidak efektif yang dijumpai, hal itu sama sekali tidak menurunkan minat untuk membaca dan menuntaskan novel setebal 223 halaman ini.

Konflik dalam novel ini sangat kompleks. Tidak hanya terbatas pada pasangan Reinan dan Nara yang beradaptasi dengan pernikahan dan berbagai macam skandal yang melanda, buku ini turut menyuguhkan pertentangan dalam keluarga Reinan yang membuatnya trauma.

Yang benar-benar aku salut dengan penulis adalah, ia berani mengangkat topik LGBTQ ke dalam tulisannya. Homophobia yang masih kental di kalangan masyarakat kita cukup tergambar, tapi tidak ada penghakiman terhadap pelaku. Justru penulis membeberkan penyebab tokoh tersebut memilih orientasi seksual yang “salah”.

Meski aku berharap bahwa beberapa hal dijelaskan lebih detail, salah satunya perjumpaan pertama Reinan dengan Nara, aku cukup menikmati buku ini. Buku ini cocok dibaca untuk kalian yang menyukai bacaan dengan konflik yang kompleks dan dikemas secara padat.

Type Your Coment Here^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s